Postingan

Do You Really Love God? (part 2)

Mari kita lanjutkan bagian yang ke-2 ini...kalo kata seseorang, "zizen 2"... *colek ci Grace* :) Menyangkal diri...memikul salib...mengikut Aku.. Kalau kemaren kita udah bahas mengenai menyangkal diri, sekarang saya akan bahas tentang memikul salib... Salib... apa yang terlintas dipikiran kita ya waktu mendengar kata "memikul salib"? Mungkin seringkali kita berpikir bahwa memikul salib itu identik dengan penderitaan, beban berat, cobaan... Banyak video-video juga yang menggambarkan seseorang yang dalam perjalanan hidupnya membawa suatu salib di punggungnya dan berjalan tertatih-tatih...ada yang memotong salibnya menjadi lebih pendek sehingga bebannya tidak terlalu berat...ada yang meletakkan salib tersebut dan berjalan tanpa salib...ada yang terus berjalan dengan salib walaupun berat.. Saya pun selama ini mengira memikul salib = menanggung penderitaan Tapi ternyata dalam perjalanan rohani saya, saya mendapatkan definisi memikul salib itu lebih daripada seke...

Intensive Course

Okeeh...ini adalah tulisan yang tertunda...harusnya udah jadi dari minggu kemarin, tapi karena saya belum sempat nulis (baca : sok sibuk), jadi baru bisa publish sekarang.. :) Tulisan ini saya buat karena banyak yang nanya " Gimana retreat-nya? Dapet apa?" Daripada saya jelasin satu-satu lewat bbm/whatsapp, saya berpikir kayaknya lebih baik saya tulis aja...kebetulan, memang saya berniat untuk konsisten menulis apa yang saya dapat atau apa yang sedang muncul di pikiran saya selama tahun ini... Okeeh..Jadi dari Jumat-Minggu, 16-18 Januari, saya retreat sama pengurus & aktivis pemuda...judulnya sih bukan retreat...tapi Intensive Course...biasanya kita sebut IC.. Jujur, sebenernya saya agak males ikut acara ini...saya sempet ga mau ikut...diskusi sama temen yang masih baru juga dan dia ga ikut pula membuat saya malas untuk ikut...berpikir juga mau nyusul aja hari Sabtu karena saya ngajar hari Jumat..tapi saya berpikir agak sayang kalau ga ikut dari awal ya.. Saya cukup...

Surabaya, i'm in love

" Apa yang kamu suka dari kota Surabaya, nda? " Pertanyaan ini ditanyakan oleh seorang teman di Surabaya setelah saya pulang kembali ke Jakarta.. Bisa dibilang, liburan 4 hari di Surabaya akhir tahun 2014 kemarin mampu membuat saya berpikir banyak dan me-refresh perasaan saya...hanya 4 hari dan saya bisa merasakan suasana yang berbeda pada diri saya...hahaha.. Saya pernah menulis di FB mengenai Jakarta vs Surabaya...here's the link : https://www.facebook.com/notes/enda-khristiana-ivena/jakarta-vs-surabaya/430813978482 Waktu itu, saya mencoba memikirkan, bagaimana ya seandainya saya dulu tidak pindah ke Jakarta dan tetap di Surabaya...apa ya yang akan terjadi... Tapi sekarang saya tidak akan menulis tentang itu lagi... 4 tahun sejak terakhir saya kesana yaitu tahun 2010, dan sekarang ketika saya kembali pada tahun 2014, saya mencoba memikirkan pertanyaan teman saya diatas... Apa yang kamu suka dari kota Surabaya? Saya selalu tidak bisa menjelaskan pe...

A Reflection in the midst of Holiday

Liburan kali ini berbeda dengan liburan-liburan sebelumnya...ini adalah satu-satunya liburan sepanjang tahun 2014.. *segitu parahnya yaa gw sampe ga bisa liburan* hahaha... Biasanya ketika ingin pergi liburan, saya excited...tapi kali ini, 4 hari sebelum pergi liburan, ada masalah yang sangat mengganggu pikiran saya...saya tidak bisa tidur..paling hanya tidur 3-5 jam per hari..bener-bener pikiran ini penuh, perasaan ini tidak tenang... Sehari sebelum saya berangkat liburan, saya berdoa ke Tuhan, " Tuhan...saya sangat butuh liburan..tapi saya nggak mau liburan ini berlalu sia-sia seperti liburan-liburan biasanya...tolong kasih saya kepekaan untuk tau apa yang ingin Tuhan nyatakan lewat apapun juga...tolong kasih saya kerendahan hari untuk belajar dari apapun juga... " Dan Tuhan berbicara kepada saya... 1. You're never alone, My Child Jujur, akhir-akhir ini saya merasa sendiri dan kesepian..bukan karena ga ada orang-orang disekeliling saya, namun kehidupan mem...

Christmas : What is the true meaning for you?

Natal... Baru 2 tahun belakangan ini, saya memikirkan makna natal yang personal buat diri saya sendiri... Ya...selama ini saya ga pernah berpikir apa sih sebenernya natal itu...ngapain sih tiap tahun ngerayain natal...okee...bukannya ga tau sama sekali apa natal itu...mungkin jawaban anak sekolah minggu ketika ditanya apa natal itu, mereka akan menjawab natal ya kelahiran Tuhan Yesus...kita ulang tahun aja di rayain, masa Tuhan nggak? Mungkin jawaban teologis ya natal itu Tuhan lahir, datang ke dunia buat manusia... Tapi rasanya kok terlalu formal ya jawaban-jawaban seperti itu...terlalu baku...saya tetap ingin jawaban yang personal buat saya.. Yang saya tau, sejak kecil saya selalu pergi ke rumah nenek kakek di Jogja, bertemu saudara-saudara, kumpul keluarga besar, pergi jalan-jalan, menonton film natal yang selalu muncul di TV, entah Home Alone atau film-film keluarga yang lainnya pada dan hari natal, kami pergi ke gereja bersama keluarga besar...saya selalu menanti natal...suas...

Do you really love God? (part 1)

Do you really need God? Do you really love God? Akhir-akhir ini saya bertanya dua pertanyaan ini kepada diri saya sendiri... Apa iya ya saya ini butuh Tuhan? Apa iya saya ini cinta Tuhan? Sampai satu titik ketika di gereja menyanyikan pujian seperti : " Ku mau cinta Yesus selamanya.. ", " Yang terutama didalam hidup ini meninggikan nama Yesus... ", " Mengasihi yang Dia kasihi, melakukan yang Dia kerjakan, ku mau hidup bagi Kristus " Really?? Serius lo mau hidup bagi Kristus? Melakukan yang Dia kerjain? Serius lo mau?? Saya sampai berpikir kok kosong banget ya ketika nyanyi itu...bullshit banget ya...ga bener-bener terjadi sama kehidupan saya pribadi.. Hidup bagi Kristus? Hmm...apa sih artinya...? Menyangkal diri...memikul salib...mengikut Aku... 3 hal yang gampang sekali diucapkan sebagian besar dari kita..tapi kalau mau coba direnungkan, apakah kita udah bener-bener melakukan 3 hal tersebut? 3 hal yang ga bisa dipisahkan 1 sama lain...3 hal ...

How i met me

Berasa aneh ga sih judulnya? Hehehe...saya terinspirasi dari film " How i met your mother " yang menceritakan perjalanan naik turun seorang laki-laki untuk bertemu dengan pasangannya, yang akhirnya menjadi istrinya... How i met me...yes, me...disini saya mau menceritakan bagaimana saya bertemu dengan diri saya sendiri.. sounds weird? Mungkin bagi yang ga tau rasanya, saya coba jelaskan dibawa kenapa saya bisa disconnected sama diri saya sendiri dan akhirnya menemukan diri saya... Selama hampir 24 tahun saya hidup, saya  disconnected dari diri saya sendiri...ibarat internet yang ga ada koneksi, diri saya pun ga connect sama diri saya sendiri.. *aneh ga tuh* hehehe.. Kok bisa? Bisa... Eh, tapi ini bukan berarti kepribadian abnormal yaa kayak schizophrenia or something...gw masih normal kok.. :p Menurut Carl Jung, semua orang lahir dengan 4 fungsi dalam dirinya yaitu feeling, sensing, intuiting dan thinking . Keempat fungsi ini merupakan bagian penting dari kepribadia...