Postingan

What it feels to be 30's

Gambar
Apa yang dulu pernah menjadi kesempatan untuk momen-momen kontemplasi, beberapa menit ketika sendirian di dalam busway, saat berjalan kaki menuju rumah, atau menunggu orang, kini terasa tak tertahankan dan mungkin secara refleks meraih HP, headset, atau game di HP untuk men-distract perasaan kosong dan ruang sendiri itu...seakan tidak mampu melawan daya pikat teknologi yang adiktif..keajaiban di masa lampau memudar, perasaan senang berdialog dengan diri sendiri sudah tidak sebegitu dicarinya.. Tapi sebagai orang introvert yang terbiasa melakukan refleksi, rasanya ga afdol kalau ga nulis tentang apa rasanya ketika menginjak umur 30 tahun, hahaha...sebenernya udah 9 hari selepas dari usia kepala 3 itu...tapi baru benar-benar bisa berpikir dengan tenang sekarang :) Apa rasanya menginjak usia 30 tahun, Nda? Sejujurnya, saya sendiri kaget dengan apa yang saya rasakan..kenapa? Karena saya menyadari bahwa perasaan saya tidak setakut atau se-khawatir ketika saya menginjak usia 29 tahun..h...

What is Love ? (Part 3)

Tulisan yang tertunda, hahaha...harusnya di part 3 ini sesuai dengan apa yang saya tulis di akhir part 2, tahun 2016 (uda lama yaa boo, hahahaa..), saya akan menulis tentang cinta Tuhan...tapi tampaknya, semua teori yang saya tulis di part 1 dan 2 belum cukup mengajarkan saya tentang apa itu cinta yang sebenarnya, sampaaiii di tahun 2017 dan 2018 ini saya boleh dikasih penngalaman sama Tuhan sehingga saya lebih paham apa itu cinta :) I called it, the moment of "truth"..hahahaa :D Pernah ga sih ngerasa kayak dapet pencerahan dari Tuhan, pikiran kita jadi terbuka dan rasanya kayak dapet harta karun yang selama ini kita cari..hahaha...sedikit lebay, tapi itu bener-bener yang saya rasakan.. 22 Desember 2014, saya menulis di jurnal harian saya...saya bertanya kepada Tuhan, what is love? Dan saat itu saya minta Tuhan untuk mengajarkan saya tentang cinta.. Dijawab sama Tuhan saat itu juga? Nggak. 4 tahun setelahnya baru Tuhan menjawab doa saya.. Saya orang yang suka sekali m...

Lesson Learned (2)

Hidup ini adalah pilihan. Tapi, pilihan itu bukan hanya berarti kita memilih ingin ambil jurusan musik atau psikologi, juga bukan berarti memilih kerja di Jakarta atau di Bandung, lebih dari itu, kita semua punya suatu pilihan yang luar biasa, yaitu memilih untuk melihat dari sudut pandang yang mana.. Entah sudah berapa banyak Tuhan memberi pelajaran bagi saya dalam hidup ini...kayaknya ga terhitung :) mulai dari hal kecil sampai hal-hal besar...dan ketika berbicara pelajaran dari Tuhan, yang artinya kita belajar dari pengalaman, pastinya rasanya ga enak kalau dilihat dan dirasakan dari sudut pandang manusia yang rapuh dan terbatas ini...tapi balik lagi, saya punya pilihan untuk melihat dari sudut pandang yang mana... Ga mudah bagi saya ketika saya punya mimpi dan goal, lalu tiba-tiba mimpi itu dihempas hanya dalam waktu hitungan bulan..."Why?" Itu pertanyaan pertama saya yang muncul...dan "Can i trust You, God?" adalah pertanyaan kedua yang muncul dalam benak s...

A Constant Battle With Myself

Gambar
Have you ever felt lonely? I mean...really, really lonely? Have you ever experienced that deep dark of utter alone-ness? Suram amat kayaknya ya...hehehe... :) Tapi saya sedang belajar akan hal ini...kurang lebih selama 1 bulan ini, Tuhan membuat saya merasakan hal tersebut... Punya temen-temen banyak? Punya Punya sahabat-sahabat yang selalu ada? Punya Punya keluarga yang bisa jadi tempat menggila bareng? Punya So...kenapa masih merasa sepi? Saya sampai berkali-kali tiap malem ketika berdoa (bahkan sambil nulis ini aja), saya menangis...i'm in a constant battle with myself...saya nggak suka merasakan ini...uughh...this feeling is killing me...dan saya ga tau kenapa saya merasakan ini...sampai akhirnya  dalam masa-masa Malam Getsemani kemarin dan hari ini Jumat Agung, saya berpikir kembali, mungkin Yesus merasakan hal yang sama 2000 tahun yang lalu...ketika di malam Ia berdoa, murid-murid tertidur...sahabat-sahabat, orang-orang terdekat yang katanya menemani dalam kondisi ...

Christmas : What is the true meaning for you?

Natal bukan sekedar Perayaan Natal adalah sebuah Pemaknaan Jadi, masalahnya bukanlah bagaimana kita merayakan Natal, tapi bagaimana kita memaknai Natal Sudah sejak 4 tahun yang lalu, saya mencoba untuk mencari makna personal natal bagi saya ketika saya memasuki bulan Desember. Seperti yang pernah saya tulis di blog sebelum-sebelumnya, saya pernah membahas tentang sukacita natal, pernah juga membahas tentang rendah hati (yang memang pada tahun-tahun lalu itu saya bergumul akan makna tersebut ketika momen natal). Tahun ini, saya agak berpikir keras untuk menemukan apa makna natal secara personal bagi saya, karena sejujurnya sejak awal Desember saya terus "bergerak" alias sibuk banyak kegiatan..hahaha..walaupun ada beberapa saat waktu kosong, tapi tetap saya tidak bisa menemukan "makna" itu bagi saya pribadi..dan walaupun beberapa kali mengikuti perayaan natal dari awal bulan, mendengarkan khotbah, tapi tetap ada yang missing...belum bisa bikin saya bilang, "t...

For"give"

Gambar
Beberapa bulan terakhir ini saya sedang membaca 1 buku Philip Yancey yang berjudul "Keajaiban Kasih Karunia : What's So Amazing About Grace?" Bukunya bagus banget, tapi saya sendiri belum selesai baca. Ada 20 bab dalam buku ini, dan saya baru baca sampai bab 12. Long way to go :) Tapii, selalu ada yang menarik dan saya pelajari ketika membaca buku atau menonton film dan seperti biasaaa, ingin saya bagikan apa yang saya baca dan menjadi perenungan pribadi saya.  Buku ini mengupas tentang kasih karunia atau biasa kita sebut Grace. Penulis membawa kita untuk berpikir, kalau kasih karunia adalah kasih Allah bagi mereka yang tidak layak, lalu bagaimana bentuknya saat bekerja? Dan jika orang Kristen adalah satu-satunya penyebar kasih karunia ini, lalu sebaik apa kita membagikannya di dunia yang mengenal jauh lebih banyak kekejaman dan ketiadaan pengampunan daripada belas kasihan? Fakta dan realita dunia dimana kita tinggal yang semakin bergerak dalam arus individualis...

Pray, Faith, Love

Jangan pernah berdoa meminta kekayaan untuk membantu orang-orang miskin Karena bisa jadi engkau dimiskinkan dahulu untuk menjiwai kemiskinan itu sendiri. Jangan pernah berdoa meminta diberikan jodoh yang baik Karena bisa saja dihadirkan padamu orang-orang jahat terlebih dahulu untuk bisa mengerti arti sebenarnya dari kebaikan. Jangan pernah berdoa meminta ditunjukkan jalan yang lurus Karena mungkin saja engkau disesatkan di jalan yang terjal dan berliku, sebelum mengenal apa dan siapa jalan yang lurus. Jangan pernah berdoa meminta ampun kepada Tuhan Karena bisa jadi engkau diberikan kesenangan untuk menguji benarkan engkau sungguh-sungguh mengingat-Nya? Meminta itu mudah. Yang sulit adalah menjalani proses menuju tempat permintaan itu dikabulkan. Karena proses itu adalah tempatnya makna, sehingga akal memahami dengan sempurna bagimana bentuk terkabulnya doa. Bukan...tulisan diatas bukan tulisan saya pribadi..hahaha..tulisan diatas adalah tulisan dari salah satu buku yan...